Proses Bayi Tabung yang Harus Anda Ketahui

proses-bayi-tabung

Kesehatanku.my.id – Sebenarnya bayi tabung ini bukanlah satu-satunya cara untuk bunda ataupun pasangan yang mengalami masalah infertilitas dan masalah genetik.

Namun, ada beberapa pilihan lain, seperti menggunakan obat kesuburan guna meningkatkan produksi telur. Akan tetapi, untuk sebagian perempuan yang berusia di atas 40 tahun, maka bayi tabung ini disarankan sebagai metode untuk mengatasi infertilitas atau tidak subur pada wanita.

Selain itu, ada beberapa kondisi lainnya yang kemungkinan bisa menyebabkan sulit hamil dan disarankan menggunakan metode bayi tabung sebagai berikut.

  • Kelainan genetik
  • Kondisi kesehatan yang tengah menderita penyakit serius seperti kanker
  • Gangguan pada tuba falopi atau rahim berupa kerusakkan atau sumbatan jalur sel telur
  • Terjadi gangguan ovulasi yang membuat produksi sel telur minimal
  • Endometriosis
  • Produksi sperna dengan kuantitas yang rendah
  • Terjadi masalah sistem kekebalan tubuh yang mengganggu sel telur atau sperma
  • Sperma yang tidak mampu melewati cairan leher rahim
  • Alasan dari masalah ketidaksuburan yang tidak diketahui
  • Memiliki risiko penyakit keturunan

Semua kelainan di atas bisa membuat bunda jadi sulit untuk hamil. Nah, melalui metode IVF, sel telur yang sudah dibuahi bisa diskrining kode genetiknya untuk mencari masalah genetik tertentu.

Kemudian setelah embrio dinyatakan tidak memiliki risiko penyakit yang bisa diturunkan, dapat ditanam pada rahum.

Dengan demikian, melalui metode bayi tabung ini, bunda akan memiliki peluang lebih besar untuk segera hamil dan memiliki bayi yang sehat.

Baca juga: Beberapa Cara Menghitung Masa Subur Wanita Dengan Efektif

Proses Bayi Tabung

Seperti yang diketahui bahwa proses bayi tabung ini berlangsung sangat panjang karena diperlukan persiapan yang matang.

Selain itu, proses bayi tabung ini juga harus dilakukan oleh dokter spesialis kandungan secara profesional dan sesuai indikasi.

Jadi, bayi tabung ini dilakukan bukan karena tren atau alasan non medis saja. Sebelum melakukan proses bayi tabung, ada beberapa hal yang harus diketahui sebagai anamnesa atau pemeriksaan awal.

Misalnya seperti bagaimana dengan keadaan hubungan seksual, kesehatan pasangan, pemeriksaan apa saja yang sudah dilakukan, hasilnya bagaimana, stabilitas hormon, keadaan fisik, keadaan psikis, dan lain sebagainya.

Adapun tahapan melakukan proses bayi tabung itu sendiri, seperti penilaian hormon, penilaian cadangan sel telur, penilaian organ kandungan, penilaian sistem imun, pencegahan terhadap infeksi khusus, hingga penilaian kualitas sperma.

Sedangkan syarat yang harus dipenuhi oleh pasangan suami-istri sebelum mengikuti program bayi tabung antara lain pasangan suami istri yang sah, bukan donor sperma atau donor sel telur atau peminjaman rahim, dengan indikasi yang jelas.

Seperti kelainan tuba, endometriosis, gagal inseminasi, gagal terapi konvensional, kelainan faktor suami dan lain sebagainya.

Proses Bayi Tabung : Obat – Obatan Hingga Pengambilan Sel Telur

Metode bayi tabung ini terdiri dari serangkaian prosedur. Mulai dari merangsang tubuh wanita dengan suntik hormon guna memproduksi beberapa sel telur sekaligus.

Lalu pengujian melalui tes darah atau ultrasound untuk menentukan kesiapan pengambilan sel telur. Sebelumnya, pihak wanita akan diberikan suntikan yang bisa membantu mematangkan sel telur yang berkembang dan memulai proses ovulasi.

Selama prosedur pengambilan sel telur, sang dokter akan mencari folikel dalam rahim dengan menggunakan metode ultrasound. Lalu sel telur akan diambil dengan menggunakan jarum khusus yang memiliki rongga.

Kemudian disimpan di dalam klinik untuk memastikan perkembangannya maksimal, setelah embrio hasil pembuahan sel telur dan sperma tersebut dianggap cukup matang, maka embrio tersebut akan dimasukkan ke dalam rahim.

Baca juga: Cara Merapatkan Miss V Yang Bisa Anda Coba

Author: Fatma Ningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *